Langsung ke konten utama

Cermin Datar dan Sifat Bayangan

1. Cermin Datar
Ketika kamu akan berangkat ke sekolah, setelah mandi pasti kamu akan mencari cermin untuk merapikan penampilanmu sehingga menambah percaya diri. Mengapa menggunakan cermin? Cermin apakah yang kamu gunakan? Cermin yang kamu gunakan adalah cermin datar. Mengapa tidak menggunakan cermin cekung atau cermin cembung? Permukaan cermin datar sangat halus dan memiliki permukaan yang datar pada bagian pemantulannya, biasanya terbuat dari kaca. Di belakang kaca dilapisi logam tipis mengilap sehingga tidak tembus cahaya. Ketika kamu bercermin, bayangan wajahmu ada di belakang cermin tersebut berhadap-hadapan denganmu seakan kembaran yang persis sama. Akan tetapi, posisimu menjadi berubah, tangan kanan menjadi tangan kiri, telinga kirimu menjadi telingan kanan, begitu juga seluruh anggota badanmu.

2. Pembentukan Bayangan pada Cermin Datar
Ketika kamu bercermin, bayanganmu tidak pernah dapat dipegang atau ditangkap dengan layar. Bayangan seperti itu disebut bayangan maya atau bayangan semu. Bayangan maya selalu terletak di belakang cermin. Bayangan ini terbentuk karena sinar-sinar pantul yang teratur pada cermin. Oleh karena itu, kamu dapat menentukan sifat-sifat bayangan pada cermin datar. Sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah sebagai berikut.
  • Bayangannya maya.
  • Bayangannya sama tegak dengan bendanya.
  • Bayangannya sama besar dengan bendanya.
  • Bayangannya sama tinggi dengan bendanya.
Keteraturan sinar-sinar pantul pada cermin datar dapat digunakan untuk menggambarkan bayangan secara grafis dengan cara menggambarkan sinar datang dan sinar pantulnya.
Gambar bayangan pada cermin datar
Gambar bayangan pada cermin datar

Cara menggambar bayangan dengan perjalanan cahaya adalah sebagai berikut.
  • Buatlah dua berkas sinar datang sembarang ke permukaan cermin dari bagian atas benda dan dari bagian bawah benda.
  • Buatlah sinar pantul dengan menggunakan Hukum Pemantulan Cahaya, yaitu sudut datang sama dengan sudut pantul.
  • Perpanjang sinar pantul tersebut hingga bertemu pada satu titik.
  • Pertemuan titik itu adalah bayangan dari benda tersebut, terbentuk bayangan A’ B’.
  • Bayangan yang terbentuk adalah hasil perpotongan perpanjangan sinar-sinar pantul sehingga disebut sinar maya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Satu Semester Bersama Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Menuju Skripsi”

 “Satu Semester Bersama Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Menuju Skripsi” Assalamu alaikum wr wb     Tidak terasa waktu terus berjalan, dalam dunia yang penuh sandiwara Virus Covid-19 yang terus mepersulit kehidupan. Waktu kuliah yang dibatasin oleh aturan pemerintah yang menjadikan para mahasiswa diseluruh Indonesia belajar melalui Daring, Yups, Kali ini saya sudah memasukin semeter 6, sungguh tidak terasa banget kuliahnya atau ilmunya, canda canda bu. oke sahabat-sahabat sekalian di semster 6 ini aku akan memberikan salah satu mata kuliah yang menurut saya suka sekaligus menjadi tunjangan tuk membuat skripsi, langsung saja kita kenalan dengan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif bersama Dosen Ibu Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A. Gambar 1. Semester 6     Motivasi Belajar Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Kalau membahas motivasi belajar ada baiknya saya sampaikan salah satu kutipan dahulu agar kita sama-sama semngat dalam belajar: ...

Sejarah perkembangan teknologi dalam islam

Pada zaman awal perkembangan islam, sebenarnya kaum muslim  tidak bermaksud mengutip pemikiran filsafat dari pihak manapun juga . Mereka tidak menaruh perhatian pada soal tersebut , bahkan sama sekali tidak berniat mengutip ilmu apapun juga dan tidak pernah memikirkannya. Kalau di kemudian hari ada sebagian dari ilmu-ilmu tersebut merembes kedalam pemikiran orang Arab , itu semata-mata karena keharusan yang tak dapat di hindari karena semakin eratnya hubungan mereka dengan bangsa-bangsa lain di sekitar negerinya. Hubungan seperti itu memang sudah terjadi sejak zaman jahiliyyah , tetapi     masih terbatas dalam ruang lingkup yang amat sempit. Misalnya, Al-Harits bin kaldah Ats-tsaqafi,belajar ilmu kedokteran pada suatu perguruan di jundisbur, Persia dan terkenal sebagi seorang dokter Arab sebuah riwayat yang berasal dari Saad bin Abi waqqash mengatakan, ketika ia menderita sakit, Rosulullah SAW datanglah menjenguknya. Saat itu beliau menyarankan “datanglah kep...

Keseruan dan Cerita Mengikuti CAFIFEST 2021

  Stisipol Candradimuka  Palembang menggelar Candradimuka Film Festival 2021 (CAFIFEST) di aula Ismail Jalili sahabat sahabat pembaca artikel ini.\, kali ini saya akan bercerita  mengenai serunya menjadi peserta dalam festival film di kampus yang gua banggaiin, ceritanya tuh kita telah membuat film untuk festival kali ini sayangnya film kita kalah, but bukan soal menang atau kalah sih menurut gua, yang mana kali ini gua banyak mendapatkan hal hal baru dalam dunia sinematograpy, diantaranya membuat film, editing, cara pengambilan gambar, dan paling penting mendapatkan ilmu dari sutradara sekaligus diroctor asli dalam seminarnya, tak lupa cepet-cepet dari situ gua minta foto bareng bersama kak Aldo, dia adalah sutradara yang gua maksud, dan inilah dia fotonya udah kayak Assistant Directorkan,  Ada tahap-tahap produksi film yang harus dilalui bersama. Film adalah karya kolektif, tidak ada film yang bisa dibuat sendiri. Film dibuat dari jerih payah sekelompok orang yang ...